langit itu jingga
langit itu buatku bertanya
sesuatu, apakah dia kekal di dunia?
ketika kerling sebuah senyuman isyaratkan merah
lalu ku pergi,,
tanpa sengaja kutatap malaikat dengan sayap patah berlutut di depan kamarku
is it all about the end?
kembali aku berjalan
berjalan di antara indahnya kegalauan alam
tetes air hujan memanah kembali ragaku
dinginnya pekat malam terbangkan anganku
rajawali perak terbang,menusukku dan mengguncang khayalku
adakah saat ini mawar merah yang kunanti
saat sadari ia tak akan bersemi?
keyakinan itu enyah tatkala dinding tipis itu retak
haruskah ku tanya sesuatu?
ataukah harus ku jadi sesuatu?
bukankah pasir putih sirna saat gelombang datang
dan kembali sapu tangan merah itu ada
inikah ujungnya
semoga bukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar