tangiskan!
teriakkan!
seolah kau tahu siapa dia yang sebenarnya..
ada sebersit pelita yang memudar ketika kudengar
tapi tidakkah kau tahu bahwa angin akan hambar ketika menggelegar?
benar
pangeran malam tak mengerti apa2
hanya tau tentang bintang,angan dan bulan
lalu untuk apa lagi kau tanyakan kepadaku asa itu?
untuk membuat ku kembali lelah?
untuk membuat ku kembali bertanya?
ataukah benar kegalauan dua bintang sekarang mulai sirna
dan
deburan angan tersusun rapat?
kembali lagi kau bentakkan!
ku ragu
apakah benar kau mengerti kuning di atas karya sang cinta
bimbangkah angin malam ketika tahu tulang ini menjadi kering karena desirannya?
cukup dan jangan lagi kembali kau dengungkan
karena memang bintang,awan dan malam yang tahu kuncinya..