Ia mati;aku tak siap
Kurasa semua tak siap
Aku terisak,berat hatiku
Dipenuhi derita yang terabaikan
Sementara itu sebuath pikiran samar
merayap-rayap dalam kalbuku
Deritaku menciptakan dinding-dinding
Dan di situlah hatiku bersembunyi
Terlindung dari dunia tanpa senyum
Tanpa obrolan-obrolan cerdas,
Tanpa pemahaman dari hati ke hati,
Tanpa kelembutan genggaman tanganmu.
Tak ada hadiah lebih murni dapat teranugerahkan
Atau digoreskan,
Karena di balik dinding hatiku tersimpan permata
Persahabatan kita yang sejati..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar