~ there's no such a bad journey, your journey ends when you want to end it ( yan
- A passion is something that keeps struggling around your head and heart , even if it wants to burst out you still want it badly - ( yan ))~

Selasa, 20 Mei 2008

hoah...
semua tulisan di post kali ini sebenarnya terinspirasi oleh saudara febrina dengan ngarannya 'i really want to say thank you' kalo gak salah,,
jadi aku mau cerita sedikit mengenai journey ku di kancah dunia pendidikan ( cekile.. belebay )

hoho..
waktu sd saya selalu mendapat peringkat atas,,
malah juara umum..
dulu saya begitu rajin..
sampai2 saya saat kelas 5 SD ditawari untuk ikut lomba bidang IPA tingkat kecamatan...
setiap hari saya belajar,,,
rajin baca,,
rajin nyari2 buku,,
sering dikasih pelajaran ama guru ipa..

dan setelah lomba tingkat kecamatan...
apa yang saya dapatkan ...
saya gak masuk..
dan ini tidak akan menjadi persoalan jika nilai saya terpaut jauh ,, tapi saat itu saya berada di peringkat 7 dan yang diambil hanya 6 orang..
huff...
gila...
nyesel bangggeettt...

tapi gk apalah itu pengalaman waktu sd..

saat menginjak bangku smp..
saya mengenal yang namanya lomba mipa..
waktu itu saya bersekolah di SMP Xaverius Maria...
saya ditarik sebagai salah satu tim inti dalam tim mipa ini dan dibimbing secara eksklusif oleh kk lewi,,,

saat kelas 2 saya mengikuti lomba olimpiade matematika tingkat kota,,,
dan saya berada di peringkat 7..( lagi2 )
walaupun yang harus berangkat hanya peringkat 3 besar...
tapi di lain pihak dari sekolah ku ada eka wijaya yang berhasil menembus 3 besar di bidang fisika dan 2 lainnya berasal dari negeri..
kalo gak salah dulu yg mtk
indah purnama sari smpN1,nenny fatryana xav 1,sjienindro hadi xav 1..
sedangkan eka menempati peringkat 2 di bidang fisika di bawah anak smp N1..
biologi semuanya dikuasai oleh anak smp N1..
dan jika anda simak apa yang bisa anda simpulkan??
semua bidang diambil alih oleh anak2 smp N1...
dan apa yang menjadi pikiran kami..
kami dicurangi...

untungnya bukan saya yang harus melaju ke tingkat propinsi..
saat itu kecurigaan kami terbukti..
eka wijaya harus dicurangi ketika ia salah diberitahukan oleh diknas tentang waktu bertanding,,,
sehingga eka dianggap WO ( walk out ) padahal dia sendiri bingung bagaimana hal tersebut bisa terjadi...
beruntungnya muka anak2 xaverius masih bisa tertolong karena spp saya..
nenny mengetahui hal tersebut dan dia sendiri yang akhirnya lolos ke tingkat nasional di riau..

menginjak kelas 3..
saya dikirim ke berbagai lomba Mipa dan mtk...
semua hasilnya cukup memuaskan..
saya selalu menginjak semifinal,,
walaupun akhirnya harus kandas oleh sepupu saya sendiri dan harus mengalah karena ketidak mampuan saya..
tapi saya membuktikan diri saya berbobot dengan menjadi
juara pertama lomba MIPA perorangan di SMA Xaverius 1 Palembang tahun 2005..
saya di final bertemu amelia hilman dan fernando pratama,, saya tertolong karena soal saya paling mudah dan praktikum saya mendapat nilai hampir perfect..
lalu saya menyabet gelar juara ke-2 lomba LCC Mtk di unsri...
saat itu saya dikalahkan oleh anthoni teman satu perjuangan saya...

dan hasil yang cukup memuaskan di SMP benar2 menjadi bekal saya menuju jenjang sMA..

di sma..
saya awalnya sangat bingung untuk menentukan kemana saya harus melangkah....
tapi setelah bujuk rayu dari teman saya tiffany,eka dan junmico..
saya memutuskan untuk tergabung dalam bidang astronomi...
walau saya sadar kemampuan astro saya masih jauh dibanding senior saya Sen2...
waktu kelas 1..
saat mau seleksi kota kami harus merelakan sebagian air mata anak2 PAVO ( Pakar Astronomi XaVerius SatOe) tergenang...
dengan bermodalkan 3 tiket ke babak selanjutnya akhirnya ibu lidwina pembimbing kami hanya mengutus teman2 saya yang kelas 2 ,,
walaupun saya agak kecewa tapi saya sadar bahwa saya juga belum terlalu pantas untuk mengikuti olimpiade ini..
saat itu yang pergi winny,febrina dan christian...

akhirnya febrina mengharumkan nama pavo dengan melaju ke tingkat provinsi dan akhirnya mewakili sumsel di tingkat nasional...
walaupun tidak segemilang prestasi sen2 tahun lalu mendapat medali perak...
tapi febrina sudah berusaha yang terbaik..
dan saya sadar kita hanya kalah di praktikum...
mendengar hal2 ini terpacu semangat saya untuk mengikuti olimpiade ini dengan serius...

saat kelas 2 saya dengan 5 orang teman saya dikirim ke tingkat kota..
dan hasilnya cukup memuaskan,,,
4 dari kami masuk ke tingkat provinsi..
dan setelah itu porsi belajar semakin meningkat dan setiap hari harus bolos pelajaran dan belajar di perpustakaan n lab mtk...
yang masih saya ingat ketika tes tingkat provinsi ini adalah saya harus mengorbankan 7 ulg akhir semester saya untuk ikut susulan...
wew...
tapi semua itu menjadi sesuatu yang manis ketika saya berhasil melaju ke tingkat nasional...

di tingkat nasional...
saya menjadi kambing congek yang rasanya bener2 minder..
bayangin aja nilai saya 78 untuk ke tingkat nasional dan ketika kami bertukar ide dengan teman2 dari seluruh indonesia nilai mereka wow...
150 lah,160 lah,,,
malah ada yang namanya evan purnama yang akhirnya mendapat medali emas hanya salah satu dari soal PG dan essay nya BENAR SEMUA dengan total nilai 195 kalo gak salah..
gila..
gaptek soal linux membuat saya semakin sulit untuk berkompetisi maklum kompetisi dan soalnya secara online...
karena mungkin kita terlalu sering memakai office jadi agak kagok...
ditambah lagi dengan ronde observasi yang menghiasi bulan september saya semakin indah..
indah kenapa??
belum sempat memutar untuk mencari 3 rasi bintang yang diperintahkan eh..
waktu 10 menit untuk observasi telah selesai..
waktu itu saya hanya berhasil menemukan summer triangle..
rasi bintang aquila hasilnya nihil...
dan planet jupiter yang tepat di atas kepala saya pun tidak sempat saya cari paa finder..
gagalnya ronde teori dan observasi memang saya sadari...
akhirnya saat penutupan OSN di surabaya..
saya harus pulang tanpa medali..
tapi apa yang saya dapatkan??
persahabatan dengan anak2 dari satu indonesia..
menjadi raja dalam seminggu ( hotel eksklusif coy )
jalan2 yg gak akan terlupakan..
dan satu hal pake teleskop besar..
wuhhh...
gila...
saya mungkin gak akan pernah megang teleskop itu lagi..
dan saya merasa seperti berada di surga ketika saya melihat keajaiban Tuhan melalui rasi2 bintang yang lebih dari 59 rasi yang dapat saya lihat dan 3 planet sekaligus mars,jupiter,saturnus( tapi yg satu ini hanya kira2)..

wow..
sungguh pengalaman2 yang benar2 berharga dan mungkin gak akan terulang lagi...
buat yang masih berkutat dengan bidang pendidikan dan lomba2 ,,,
inget waktu gak akan ngulang lagi..
jadi buat yang terbaikk..
so saya mau bilang makasih ama ibu martha(SD),ibu yunisma,kk lewi,ibu grant,pak anton,pak bambang( SMP ),ibu lidwina ( SMA )
karena tanpa kalian saya tidak akan menjadi seperti saya yang sekarang...
huff...

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Don't forget that feeling to reach your higher dream. GBU

Yan mengatakan...

okey,,
thx...